Timeline

Home / Timeline
20 September 200908:30

Pertama Bertemu dan Jatuh Cinta dalam Pandangan Pertama


Momen indah pertemuan pertama dimana langsung jatuh cinta pada pandangan pertama terjadi saat Acara Shilaturrahim Klp Mukakuning Batam di Mushola, di pagi hari Hari Raya Idul Fitri 2009 – Minggu, 20 September 2009.

Dimana tiap orang diperkenalkan satu persatu, baik itu laki maupun perempuan, agar semuanya bisa saling mengenal.

Saat itu, aku melihatnya duduk di dekat pintu dengan berpakaian coklat kotak-kotak lengan panjang. Si Dia asyik bercanda ria dengan sobat baiknya – Widhi tanpa menyadari ada sepasang mata yang nyaris tak berkedip memandangnya,, ya… ternyata aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Mulai saat itulah perasaan cintaku bersemayam dalam diriku pada seorang gadis cantik nan manis bernama Lina Nur Isnainiah, seorang Bidadari dari Karanganyar Jawa Tengah.

27 FEBRUARI 201020:00

Berjumpa kembali dengan si Pujaan Hati di Acara Perpisahan Teman


Setelah perjumpaan pertama, tiap aku ketemu si Dia rasanya senaaaang banget.. ini kah yang namanya Cinta?

Hingga suatu malam di hari Sabtu tanggal 27 Februari 2010 ada acara perpisahan seorang teman bernama Nita yang tinggal di Dormitori R29-4-4 Mukakuning dimana aku ikut datang ke acara. Eh, tak disangka aku berjumpa dengannya kembali.. senang melihatnya.. rasa cinta semakin mendalam nih!

12 MARET 201021:00

Memori Saat Pengajian Muda Mudi dengannya


Saat Pengajian Muda Mudi Mukakuning di hari Jum’at malam tanggal 12 Maret 2010, aku diminta menyampaikan nasehat untuk Muda Mudi.. dan memang saat itu aku seorang Muballigh yang belum menikah alias Single yang tentunya masih termasuk muda-mudi.

Ternyata tak disangka dan diluar dugaan si Dia Pujaan Hati hadir di pengajian dan turut mendengarkan penyampaian nasehat dariku. Benar-benar membuat konsentrasiku buyar nih.. hehe.. untungnya tiap aku nasehat aku selalu buat konsep isinya lebih dulu sehingga tidak sampai lupa atau ‘terlupakan’ dengan kehadiran dirinya.

Pertemuan saat Mengaji atau diluar acara pengajian beberapa kali terjadi.. tapi bukan berarti si Dia sudah tau isi hatiku.. belum.. dia belum tahu,, karena aku masih merahasiakannya. Ada beberapa hal yang harus kulakukan sebelum diriku mantap menyampaikan perasaanku dan melamarnya, yaitu aku berusaha mencari tahu lebih banyak tentangnya dan melakukan Sholat Istikhoroh untuk memantapkan pilihanku ini. Aku tidak ingin salah pilih dalam memilih jodoh.

19 MARET 201021:30

Mencari Tahu tentang si Pujaan Hati


Karena aku ingin tahu lebih banyak tentang diri si Bidadari cantik yang bikin aku selalu kepikiran ini, maka walau lambat tapi pasti aku mulai mencari tahu tentang dirinya dengan bertanya pada teman, cari data dari Presensi Kehadiran, minta data Biografinya, dll.

Akhirnya perjuanganku melakukan observasi dan bertanya membuahkan hasil di Jumat 19 Maret 2010. Aku mulai tahu banyak tentang dirinya termasuk Tanggal Lahirnya walau belum pernah berbincang-bincang langsung dengannya. Heran?? Tentunya sobat yang baca kisahku ini mengira aku pernah atau sering bicara dengan si Dia ya? Prakiraan sobat salah, aku tidak melakukannya… sebab aku dari dulu punya prinsip untuk “No Pacaran”, “No PDKT”, “No Call/Chat” sebelum melamar perempuan yang aku cintai. Lebih baik pacaran setelah menikah dibanding pacaran sebelum menikah,,, pacaran sebelum menikah beresiko pelanggaran yang mengakibatkan dosa, sedangkan pacaran setelah menikah justru mendatangkan banyak pahala dan kebaikan.

31 MARET 201018:30

Pertemuan Spesial, Taaruf, dan Pernyataan Cinta


Setelah mantap dan yakin dengan pilihanku ini, aku memantapkan diri untuk menyatakan Cinta dan melamarnya.. secara langsung dengan didampingi 2 orang teman sebagai tim sukses perjodohanku sampai menikah yaitu Mas Halim dan Mbak Winda.

Mereka mengundang si Doi untuk dipertemukan denganku di Pujasera Mukakuning Batam di Rabu malam setelah Maghrib tanggal 31 Maret 2010. Peristiwa bersejarah dalam proses pernikahan kami dimulai disini. Momen yang tak terlupakan..

Kami berempat makan Mie Ayam Bakso bersama dan minum teh botol,, isi energi dulu sebelum acara utamanya dimulai 😉

Dengan suasana malam yang dingin dan tiupan angin yang lembut.. di Momen inilah aku memperkenalkan diri , menyatakan langsung perasaan CINTA ku padanya dan langsung melamarnya.

Dengan pernyataanku yang begitu mendadak baginya.. dan tentunya sangat mengagetkan.. si Doi minta waktu 2 minggu untuk menjawab pernyataan cinta dan lamaranku, dia akan minta pertimbangan keluarganya dan melakukan Istikhoroh terlebih dahulu.

10 APRIL 201016:30

Pernyataan Cinta dan Lamaranku diterima!


Setelah pernyataan cinta dan lamaranku beberapa hari lalu, aku menjalani hari-hariku sebagaimana biasa. Sholat Istikhoroh tiap hari kulakukan dan doa selalu kupanjatkan.. Ya Allah, kalau memang dia Jodohku, pendamping hidupku yang Engkau Pilihkan,, maka lancarkanlah proses ini dan jadikanlah dia sebagai pendamping hidupku yang akan selalu mendampingiku mengarungi kehidupan ini. Aku yakin jika kita sudah Doa dan sholat Istikhoroh maka Hasil yang terjadi itu sudah pilihan terbaik dari Allah untuk kita. Walau begitu hati ini berdebar-debar juga menanti hasil jawaban dari si Pujaan Hati.

Di suatu sore hari Sabtu tanggal 10 April 2010 saat aku di Mushola Mukakuning, aku dipanggil mas Halim. Ada kabar penting katanya. Lalu aku diceritakan jawaban dari Doi sambil ditunjukkan sms jawabannya itu.. Alhamdulillaaaaah… Cinta dan Lamaranku DITERIMA! wow.. bahagianya… belum sampai 2 minggu sudah ada jawaban positif yang memang sudah sangat kuharapkan.  Alhamdulillah Ya Allah, Engkau telah mengabulkan doa Hamba-Mu ini.. Pencarian jodohku telah berakhir dengan diterimanya lamaranku ini.

26 APRIL 2010

Serahkan Data dan Foto Keluarga


Setelah diterimanya lamaranku, Lina meminta data dan foto keluargaku untuk diserahkan ke Keluarganya agar keluarganya bisa mengetahui ‘Siapakah’ yang telah berani melamar anak gadisnya yang baru berusia 19 tahun itu.. hehe… memang aku modal nekad juga melamar walau tahu selisih umur kita berdua terpaut 12 tahun. Prinsipku, kalau memang sudah jodoh tentunya tetap jadi walau selisih umurnya jauh dan dianya masih muda. Qodar Jodoh tiap manusia sudah ditentukan Allah sebelum kita dilahirkan di dunia ini.

Aku serahkan data dan foto keluargaku di Senin, 26 April 2010. Aku buat rangkap 2, satu untuknya dan satu untuk keluarganya. Sekalian aku kirimkan satu puisi cinta dan foto dirinya yang telah kubuat kuedit sebaik mungkin. Alhamdulillah Allah telah memberikan aku keahlian desain sehingga bisa membuat foto untuknya. Semoga dia bisa senang menerimanya. 🙂

19 APRIL 2010

Penentuan Tanggal Pernikahan dan Resepsi


Aku mencari hari yang tepat untuk dilangsungkannya acara pernikahan dan resepsi. Suatu hari libur dengan tanggal yang mudah diingat, angka cantik kalau bisa.. dan akhirnya terpilihlah angka tanggal Triple Ten -> 10-10-2010 yang jatuh pada hari Minggu.

Setelah mantap pada pilihan ini, aku telpon keluarga dan adindaku Lina di Senin 19 April 2010 untuk memberitahukan hal ini. Alhamdulillah semua setuju.

17 JUNI 201013:30

Lamaran ke Keluarga Lina di Karanganyar Jawa Tengah


Rasanya kurang sopan dan kurang afdhol jika belum ada lamaran dari diriku langsung bersama keluarga ke keluarganya Lina. Makanya di hari Kamis 17 Juni 2010 Aku dengan didampingi Kakakku (Mas Nawan) dan Istrinya (Mbak Tyas) mewakili Orang Tuaku berangkat naik mobil dari Semarang (tempat tinggal Kakak) menuju ke Karanganyar untuk mendatangi rumah keluarga Lina.

Karena kami tidak tahu posisi tepat alamat nya, kami berhenti di Monumen Tanah Kritis Karanganyar, menunggu dijemput keluarganya Lina. Alhamdulillah sampai juga di rumah si Doi dan bisa ketemu dengan Camer beserta saudara-saudaranya.

11 SEPTEMBER 201010:00

Cari Mas Kawin Pernikahan


Setelah menetapkan tanggal pernikahan, langkah berikutnya menentukan Mas kawin.

Dindaku Lina meminta AlQur’an dan Seperangkat Alat Sholat sebagai Mas Kawin. Agar bisa mendapatkan sesuai keinginannya maka aku, lina, dan Lia (seorang yang kuanggap sebagai adikku di Batam) pada hari Sabtu tanggal 11 September 2010 janjian bertemu di Panbill Mall Mukakuning untuk bersama mencari Mas Kawin.

Alhamdulillah Seperangkat alat sholat yang diinginkan bisa didapatkan. Untuk AlQuran, aku membelinya di Toko Buku Gramedia dimana ini AlQuran merupakan edisi Spesial dan tinggal satu saat itu. Dan rasanya belum lengkap kalau belum ada Cincin Nikah sebagai mas kawin, nah.. untuk cincin dapatnya di Karanganyar beberapa hari sebelum acara pernikahan.

21 SEPTEMBER 2010

Desain dan Cetak Pertama Undangan Pernikahan


Untuk undangan pernikahan, aku punya keinginan untuk mendesain dan mencetak sendiri. Dan ini benar-benar aku lakukan. Sehingga di hari Selasa 21 September 2010 Aku berhasil menyelesaikan desain undangan nikah dan melakukan Cetak Pertama untuk ditunjukkan pada Dindaku Lina 🙂

26 SEPTEMBER 201020:45

Momen Spesial ND yang Tak Terlupakan


Di hari Minggu, 26 September 2010 pk. 20:45 – 21.30 kami mengadakan acara pertemuan ND dengan dihadiri teman-teman dan para undangan tertentu. Momen yang tak terlupakan.. dan bikin hati deg deg an.. bahagianya… ^.^

27 SEPTEMBER 201020:30

Makan Berdua di Kuliner Depan SP Plaza Batuaji Batam


Momen spesial lainnya yaitu saat kita makan berdua di Kuliner depan Mall SP Plaza Batuaji di malam hari Senin 27 September 2010. Kita berbincang-bincang untuk lebih mengenal pribadi masing-masing.

28 SEPTEMBER 201007 OKTOBER 2010

Antar Adindaku ke Bandara untuk Pulang ke Solo


Hari kepulangan untuk mempersiapkan acara pernikahan dan resepsi di Karanganyar pun tiba. Tepatnya di hari Selasa 28 September 2010. Aku mengantarnya ke Bandara Hang Nadim Batam dengan ditemani beberapa sahabat baiknya. Go Back to Solo by Plane…

Sedangkan aku menyusul beberapa hari setelahnya di hari Kamis 7 Oktober 2010 dengan pesawat Lion Air ke Surabaya setelah menyelesaikan beberapa urusan yang perlu diselesaikan. Perjalanan memakan waktu 2 jam dari 09.00 – 11.00.

10 OKTOBER 201010:00

Acara Pernikahan dan Resepsi di Karanganyar 10-10-2010 (Triple Ten)


Tibalah acara puncaknya, yaitu acara pernikahan kami di Hari Minggu 10 Oktober 2010 (Triple Ten). Moment Bahagia kami resmi sah menjadi pasangan.. Alhamdulillah Ya Allah,, Semoga Pernikahan kami ini bisa langgeng, harmonis, sakinah, mawaddah, dan selalu mendapat kasih sayang Allah.. aamiiin…